Jumat, 03 Juni 2011

Hubungan Kedatangan Muhammad Dengan Sang Mesias Yesus Kristus

1. Dalam Kitab Matius 21 : 33-44 : "Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain. Ketika hampir tiba musim petik, ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya. Tetapi penggarap-penggarap itu menangkap hamba-hambanya itu: mereka memukul yang seorang, membunuh yang lain dan melempari yang lain pula dengan batu. Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak dari pada yang semula, tetapi merekapun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka. Akhirnya ia menyuruh anaknya kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani. Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita. Mereka menangkapnya dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu, lalu membunuhnya. Maka apabila tuan kebun anggur itu datang, apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?" Kata mereka kepada-Nya: "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya." Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru : hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita. Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu. (Dan barangsiapa jatuh ke atas batu itu, ia akan hancur dan barangsiapa ditimpa batu itu, ia akan remuk.)"

2. Makna perumpamaan di atas; k ebun anggur adalah perumpamaan dari Kerajaan Allah. Allah sebagai pemilik kebun, mempercayakan kebunnya untuk dirawat oleh penggarap-penggarap yaitu para ahli Taurat Bani Israel. Pada saat hari panen tiba, Allah mengutus beberapa utusan-Nya (para Nabi Bani Israel) untuk meminta bagian si pemilik, te tapi para penggarap ini ( para ahli Taurat Bani Israel) memukuli mereka, bahkan setelah akhirnya anak-Nya sendiri (Yesus) yang diutus, mereka malah membunuhnya (membunuh ajarannya) . Maka Allah murka dan membinasakan para penggarapnya, kemudian kebun anggur tersebut diberikan kepada bangsa lain yaitu keturunan dari batu yang dibuang . Kepada siapakah nubua t ini berlaku? Kalau kita lihat lagi sejarah Abraham, sesungguhnya Ismael adalah batu yang dibuang tersebut, karena dia menghalangi pengurapan Ishak sebagai pewaris tahta Abraham. Tetapi Allah juga berjanji kepada Ismael untuk membuatnya menjadi bangsa besar, dan juga mewarisi tahta Abraham .

Perhatikan Kitab K ejadian 21:7-13 : “ Lagi katanya: "Siapakah tadinya yang dapat mengatakan kepada Abraham: Sara menyusui anak? Namun aku telah melahirkan seorang anak laki-laki baginya pada masa tuanya . "Bertambah besarlah anak itu dan ia disapih, lalu Abraham mengadakan perjamuan besar pada hari Ishak disapih itu. Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri. Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah ( hamba ) perempuan itu beserta anaknya, sebab anak ( hamba ) ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak . Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu. Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan ( budak ) mu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak. Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena ia pun anakmu.

Sebenarnya Hagar bukanlah seorang budak, tetapi dia adalah putri kerajaan mesir yang juga sebagai istri sah nya Abraham, yang dinikahi Abraham diwaktu Abraham pindah ke Mesir. Jadi mengertilah kita, yang dimaksud dengan batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan adalah Ismael itu sendiri. Dan batu tersebut suatu saat akan menjadi batu penjuru, yakni dari keturunan Ismael yang akan menggenapi batu penjuru tersebut.

3. Lantas s iapakah anak keturunan Ismael, yang akan berkuasa setelah Yesus? Dialah Muhammad yang lahir tahun 571 M di tanah Arab (Makkah) dari Bani Kedar.

Nubua t T entang Muhammad

1. Yohanes 15 : 26 : Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

2. Jelas Muhammad lah yang bersaksi tentang Yesus, bahwa dia tidak mati di tiang salib (S urat 4 ayat ke- 157), dan berhasil menegakkan Kerajaan Allah ( Surat 61 ayat ke- 14) .

3. Yohanes 16 : 7-8 : “ Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa , kebenaran dan penghakiman . Jadi tugas Muhammad sama halnya dengan Yesus, yaitu sebagai penebus dosa manusia Tugas sang penghibur adalah memberikan berita gembira kepada umat Allah yang sekian lama meratap dalam kondisi terkutuk dan terpuruk, dijajah oleh bangsa-bangsa. Berita gembira yang dibawa oleh sang penghibur itu adalah bahwa Allah telah mendengarkan ratapan mereka dan bahwa mereka akan diangkat kembali menjadi pemimpin dunia dengan tegaknya kerajaan Allah.

4. Surat 61 ayat 6 : “ Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata."

5. Allah mengutus Muhammad karena Yerusalem sebagai terang dunia yang ditegakkan oleh Yesus telah hancur, pada waktu itu dunia kembali jatuh ke dalam dosa, dunia kembali gelap . Manusia berbuat dosa karena tidak ada Yerusalem/Darussalam. Dengan demikian mengertilah kita bahwa Muhammad mempunyai warta utama atau visi misi untuk mengembalikan Yerusalem/Darussalam/Kerajaan Allah di muka bumi sebagi terang dunia, dan manusia akan selamat dari dosa.

6. Kita lihat sejarah, Muhammad dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan bangsawan, sama dengan Musa yang dibesarkan di istana Firaun. Surat 73 ayat 15 : “ Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang kafir Mekah) seorang Rasul, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Fir'aun.

7. Jadi Muhammad adalah Nabi dan Rosul Allah yang sah, menurut nubua t dalam kitab para nabi. Kalau saja ada yang menuduh bahwa dia tidak sah karena lahir dari keturunan Ismail, yang dianggap anak haram Abraham dari gundiknya, Hagar, maka secara tidak langsung dia telah memfitnah bahwa Abraham sebagai bapak sebagian besar bangsa adalah nabi yang tidak bermoral, nabi bejat, karena telah berani berzina.

Perjuangan Muhammad

1. Pada awal perjuangannya, sasaran dakwah Muhammad tidak hanya ditujukan kepada bangsa arab tetapi juga ditujukan kepada kaum Israel, pengikut Musa dan Yesus, mengajak mereka untuk mengikuti dia, menegakkan Kerajaan Allah kembali. Maka wajar saja di dalam Al -Q ur an, sebagian besar isinya adalah kisah-kisah tentang Bani Israel.

S urat 2 ayat ke- 47 : “ Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu dan (ingatlah pula) bahwasanya Aku telah melebihkan kamu atas segala umat .”

Surat 3 ayat ke-64 : “ Katakanlah (Muhammad): "Hai Ahli Kitab, marilah kita (berpegang) kepada satu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kalian, bahwa tidak kita abdi kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuan selain Allah saja". Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang tunduk dan patuh kepada Allah"

2. Muhammad tidak meniadakan hukum dalam kitab-kitab sebelumnya, tapi menggenapinya (S urat 5 ayat ke- 48).

3. D akwah Muhammad membuahkan hasil dengan diperolehnya kepercayaan dan bantuan dari kaum Nasrani Yatsrib (Madinah) yang disebut sebagai kaum Anshor. Sehingga jelas tertulis dalam sejarah, bahwa Muhammad telah sukses menegakkan Kerajaan Allah, di Madinah yang disebut Darussalam, yang secara makna sama dengan Yerussalem yaitu Negeri yang Damai/Selamat/Diberkati ( Surat 10 ayat ke- 25).

4. Perjuangan tersebut dimulai dari tahun 611 M, kemudian Hijrah/Eksodus tahun 624 M, terakhir tegak tahun 634 M.

5. Setelah tegak kerajaannya , Muhammad digantikan oleh para Kh a lifah (para pengganti atau raja-raja yang akan memimpin dunia berdasarkan sistem kepatuhan kepada Allah)

Keruntuhan Kerajaan Allah Yang Dibangun Oleh Muhammad

1. Sampai pada zaman kegemilangan kerajaannya oleh Kh a lifah Harun Ar - Rosyid dari Bani Abbasiyah. Negeri arab menjadi mercusuar dunia. Kepadanyalah bangsa-bangsa berhukum dan belajar tentang peradaban.

2. Tetapi sunnatull a h tetap berlangsung. Suatu ketika Harun Ar - Rosyid digantikan oleh anaknya, Makmun Ar Rosyid, maka dia mulai berlaku sundal, dengan mengganti sistem kekholifahan dengan kekuasaan monarki, tidak memakai hukum Allah secara total lagi dan mulai mengadopsi ideologi bangsa-bangsa.

3. Maka Allah kembali murka dan mengacungkan tangan kirinya yaitu Jengis Khan dari bangsa bar-bar Mongolia sebagai cemeti untuk mencambuk umat nya yang telah berzina. Sehingga pada tahun 1258 M, Baghdad saat itu sebagai ibukota kekhalifahan , diserbu dan dihancurkan, tanpa sisa , dibumihanguskan. Perpustakaan yang berisi ribuan buku yang bernilai tinggi dan otentik tentang sejarah, serta penjelasan-penjelasan tentang wahyu Allah, yang berasal dari para sahabat terdekat Nabi Muhammad, dibakar habis tak tersisa!!

4. Kehancuran Kerajaan Allah yang dibangun Muhammad secara de facto adalah pada masa Khalifah Al Mustakhfi Billah I (tahun 701-732 H/ 1302-1334 M), pastinya tahun 1324 M. Sejak saat itu ummat Allah yang dibangun oleh Muhammad menjadi budak bangsa-bangsa lagi sampai sekarang dan dunia kembali gelap, jatuh ke dalam dosa karena hancurnya kerajaan Allah.

Kebangkitan Kerajaan Allah Kembali Setelah Periode Muhammad

1. Sesudah hampir 700 tahun hukum bangsa-bangsa menguasai bumi, dunia dipasung untuk berhukum kepada hukum yang selain Allah, dunia sudah dalam puncak kerusakan yang luar biasa disebabkan ke dzaliman/kelaliman manusia, serta umat Allah yang sudah lama meratapi penderitaan dalam keterkutukan dan keterpurukan hari ini, maka sudah saatnya Allah menjawab ratapan mereka, mendengarkan rintihan penderitaan mereka. Sunnatullah akan berlaku kembali.

2. Seperti halnya dinubua t kan dalam Surat 62 ayat ke- 3 bahwa setelah Periode Muhammad, akan ada kebangkitan kerajaan Allah kembali dari bangsa Akhorin / A’jam ( bangsa yang selain bangsa arab) dan juga bukan lagi bangsa Israel yang dipilihnya. Atau dengan kata lain, kebangkitan hari ini tidak terjadi di timur tengah lagi sebagaimana dulu Muhammad, Yesus, Musa, Nuh, dan Adam, tetapi akan berlangsung di negeri sebelah timur. Perhatikan, nubuat dalam kitab Yesaya 46 : 11 : “yang memanggil burung buas dari timur , dan orang yang melaksanakan putusan-Ku dari negeri yang jauh . Aku telah mengatakannya, maka Aku hendak melangsungkannya, Aku telah merencanakannya, maka Aku hendak melaksanakannya.”

Dimanakah negeri sebelah timur yang menggunakan lambang ideologi burung buas?? Itulah yang telah direncanakan oleh Allah untuk dibangkitkannya kerajaannya kembali.

3. Surat 62 ayat ke-3 sangat erat kaitannya dengan Surat 26 ayat 198-199 : “ Dan kalau Al-Quran itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab , lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang Arab), niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya. Ini adalah ayat nubuat yang akan berlaku setelah periode Muhammad, yang memperkuat bahwa bukan lagi bangsa arab yang dipilih oleh Allah setelah jatuh/runtuhnya kerajaan Allah yang dibangun oleh Muhammad, tetapi bangsa lain yang diluar bangsa Arab dan diluar bangsa Israel.

Tidak ada komentar: